Biro arsiktektur asal Swiss, Herzog & de Meuron mengubah sejumlah bangunan bersejarah di Hong Kong menjadi sebuah kompleks seni yang besar. Kawasan ini menjadi area konservasi bersejarah terbesar di kota ini.

Kawasan ini bernama Tai Kwun Center. Luasnya mencapai 27.000 meter persegi yang berada di lahan miring. Kebetulan Hong Kong memang memiliki kontur lahan seperti ini.

Herzog & de Meuron melakukan konservasi dan juga alih fungsi serta adaptasi bangunan untuk mempertahankan bangunan jadul. Sejumlah bangunan tua bekas kantor polisi, kantor kejaksaan, dan penjara tetap dipertahankan.

Semua bangunan ini dibangun oleh Pemerintah Inggris ketika mengambil alih Hong Kong pada 1841. Inggris mengembalikannya ke China pada 1997.

Sebagian besar bangunan dengan arsitektur kolonial tidak dilindungi. Banyak bangunan yang dihancurkan untuk pembangunan gedung lain.

Herzog & de Meuron menambahkan dua bangunan baru dalam kawasan ini. Jumlah bangunan yang ada sekarang menjadi 16. Saat ini, Tai Kwun menjadi area konservasi terbesar di Hong Kong.

Studio arsitektur tetap mempertahankan koridor luar, lengkungan bangunan, dan pilar dari bangunan yang terbuat dari batu bata. Sejumlah tangga dibangun untuk menghubungkan bangunan. Selain itu, ada lorong dan jalan setapak yang menghubungkan keduanya.

Menurut Herzog & de Meuron, konservasi bangunan lama memang terbilang baru di China dan Hong Kong. Dalam proyek ini, Herzog & de Meuron bekerja sama dengan firma arsitektur asal Inggris, Purcell yang memang pakar dalam konservasi bangunan tua.

Wah, asyik juga ya kalau bangunan tua terus dipertahankan dan menjadi destinasi wisata budaya. Kalau kamu sedang traveling ke Hong Kong, jangan lupa mampir ya.

 

artikel.rumah123.com

 

Kategori: Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *