Desain rumah sempit memang tren belakangan ini. Tetapi, apa jadinya kalau rumah itu malah transparan dan tanpa dinding seperti halnya rumah yang berada di Tokyo, Jepang.

Biro arsitek Jepang, Sou Fujimoto Architects mendesain rumah tidak biasa bernama House NA di ibu kota negeri Sakura ini. Rumah ini tidak mempunyai dinding masif dari batu batu atau beton, melainkan dari material kaca.

Sou Fujimoto Architects terinspirasi dari cabang pohon. Semua ruangan dalam hunian terkoneksi. Dinding kaca dihadirkan karena ingin memasukkan dunia luar ke dalam rumah.

Hunian ini berdiri di atas lahan seluas 53,7 m2. Namun, rumah ini memiliki luas secara keseluruhan mencapai 84,9 m2. Biro arsitek membuat bangunan menjadi beberapa tingkatan.

Lantaran mengaplikasikan material kaca sebagai dinding, maka rumah pun menjadi terang benderang dan luas. Cahaya matahari dan udara luar bebas leluasa masuk.

“Rumah ini bisa dianggap sebagai sebuah ruang yang sangat besar. Dan jika setiap lantai dipahami sebagai ruangan, itu sama saja sebanding dengan rumah ini sebagai hunian besar dengan banyak ruang,” ujar Sou Fujimoto Architects seperti dilansir oleh situs properti Australia, Realestate.com.au.

Sou Fujimoto Architects merancang desain pintar yang menjadikan lantai bisa menjadi bagian dari furnitur. Artinya penghuni bisa bersantai di antara lantai yang satu dengan lantai yang lain, mereka bisa bersantai satu sama lain.

Ketinggian dari lantai bisa menjadi tempat duduk dan meja. Selain itu, bisa menjadi pembatas untuk memisahkan ruangan.

Yang paling unik dari rumah ini sebenarnya adalah dinding kaca. Orang bisa melihat aktivitas penghuni dari luar. Kira-kira kamu bakal nyaman nggak kalau tinggal di rumah seperti ini? Tetangga bisa ngintip tiap hari tuh.

 

Source : artikel.rumah123.com
Kategori: Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *